Pertemuan Pembentukan KPBP TCT Perkuat Pengelolaan Perikanan Berkelanjutan di Papua Barat Daya

Facebook
Twitter
WhatsApp

Sorong, 16 Desember 2025 — Perwakilan Dosen Fakultas Perikanan Universitas Muhammadiyah Sorong (UNAMIN) mengikuti kegiatan Pembentukan Komite Pengelolaan Bersama Perikanan (KPBP) Tuna, Cakalang, dan Tongkol (TCT) yang di gagas oleh Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan (P2KP), Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya (PBD) yang didukung Asosiasi Perikanan Pole & Line dan Handline Indonesia (AP2HI) serta Yayasan IPNLF Indonesia (YII). Kegiatan tersebut di laksanakan di Rylich Panorama Hotel, Kota Sorong yang sekaligus menjadi langkah strategis guna memperkuat tata kelola perikanan TCT yang berkelanjutan, partisipatif, dan berbasis data di wilayah pengelolaan perikanan provinsi PBD.

Pertemuan yang dilaksanakan secara luring dan daring tersebut juga dihadiri oleh perwakilan pemerintah pusat melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Perwakilan Pemerintah Kabupaten dan Kota di PBD, perwakilan nelayan pole and line dan handline, perwakilan pelaku usaha perikanan, perwakilan akademisi, perwakilan organisasi masyarakat sipil, mitra pembangunan, serta perwakilan masyarakat adat yang ada di wilayah hukum PBD. Forum ini menegaskan komitmen multipihak dalam membangun sinergi pengelolaan sumber daya ikan TCT di WPPNRI 715 yang merupakan tulang punggung ekonomi pesisir Papua Barat Daya.

Dalam sambutan pembukaan, Kepala Dinas P2KP Provinsi Papua Barat Daya menekankan bahwa KPBP dibentuk sebagai wadah koordinasi lintas pemangku kepentingan untuk menjawab tantangan pengelolaan perikanan TCT, mewadahi berbagai dinamika stok ikan, keterbatasan data, hingga penguatan akses pasar dan keberlanjutan alat tangkap ramah lingkungan serta mendorong praktik perikanan bertanggung jawab guna mencapai target dari Penangkapan Ikan Terukur (PIT).

Rangkaian agenda meliputi pemaparan pembelajaran KPBP di daerah lain yang dipaparkan oleh Rusdi Makatita, S.Pi, M.Si, Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Maluku., diskusi tematik, serta Focus Group Discussion (FGD) yang membahas urgensi KPBP, perumusan visi–misi, program kerja prioritas, dan penguatan dukungan kebijakan bagi perikanan pole and line sebagai alat tangkap ramah lingkungan. Hasil diskusi menghasilkan rumusan tindak lanjut dan komitmen bersama sebagai dasar operasional KPBP TCT Papua Barat Daya ke depan.

Perwakilan UNAMIN turut berperan dalam sesi pembagian kelompok khususnya pada perumusan Draft Visi-Misi KPBP TCT PBD yang diwakili oleh Ahmad Fahrizal, S.Pi., M.Si. Diakhir kegiatan, melalui pembentukan KPBP ini, diharapkan pengelolaan perikanan Tuna, Cakalang, dan Tongkol (TCT) di Papua Barat Daya semakin terarah, inklusif, dan berkelanjutan, dapat meningkatkan kesejahteraan nelayan serta menjaga keberlanjutan sumber daya laut bagi generasi mendatang khususnya di Wilayah Pengelolaan Perairan (WPP) 715 dan 717 (Chi).