SORONG — Perkembangan Artificial Intelligence (AI) membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan dan penelitian. Teknologi ini semakin banyak digunakan untuk membantu mencari informasi, mengembangkan ide, menyusun kerangka tulisan, hingga meningkatkan kualitas bahasa dalam karya ilmiah. Merespons perkembangan tersebut, Fakultas Perikanan, Universitas Muhammadiyah Sorong (UNAMIN) menyelenggarakan Kuliah Umum bertema “Penggunaan AI dalam Penyusunan Karya Ilmiah”, Rabu (2/9/2026), secara daring melalui Zoom Meeting.

Kegiatan menghadirkan Dr. Muhammad Fathurrahman, S.Pd., M.Pd., Dosen Program Studi Magister Pedagogik, Peneliti, dan Akademisi Universitas Muhammadiyah Sorong, serta diikuti oleh mahasiswa, dan dosen Perikanan UNAMIN. Melalui kegiatan ini, peserta diajak memahami pemanfaatan AI secara cerdas, kritis, dan bertanggung jawab dalam proses akademik. AI dapat menjadi alat bantu untuk menemukan dan mengembangkan ide penelitian, mengeksplorasi literatur, menyusun kerangka tulisan, memperbaiki struktur bahasa, serta mendukung proses penyuntingan karya ilmiah.
Namun, AI bukan pengganti peneliti maupun proses berpikir ilmiah. Setiap informasi yang dihasilkan AI tetap harus diperiksa, diverifikasi, dan dipertanggungjawabkan. Karena itu, penggunaan AI harus tetap berlandaskan etika, kejujuran, orisinalitas, dan integritas akademik. Bagi Fakultas Perikanan UNAMIN, penguasaan AI merupakan bagian dari upaya mempersiapkan generasi perikanan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Literasi AI diharapkan dapat mendukung mahasiswa dalam mengembangkan penelitian dan inovasi di berbagai bidang, seperti perikanan, mangrove, keanekaragaman hayati, lingkungan pesisir, pengolahan hasil perikanan, hingga ekonomi biru.
Lebih dari sekadar mengenalkan teknologi, kegiatan ini menegaskan pentingnya membangun budaya akademik yang mampu memadukan ilmu pengetahuan, teknologi, kreativitas, dan etika. “AI boleh membantu menulis. Tetapi manusia tetap harus berpikir.” Pungkas Dr. Fathur menegaskan Materi Kuliah Umumnya. Melalui kegiatan tersebut, Fakultas Perikanan UNAMIN terus mendorong lahirnya sivitas akademika yang unggul, humanis, mencerahkan, serta mampu menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas dan memberikan manfaat bagi masyarakat, lingkungan, dan pembangunan Papua Barat Daya (Chi).
