Mahasiswa Perikanan UNAMIN

Facebook
Twitter
WhatsApp

Sorong (Indonesia) – Mahasiswa Perikanan UNAMIN didampingi Dosen Pengolahan Hasil Perikanan, M. Saleh Rumwokas, M.Pi., melaksanakan Pelatihan pembuatan stik nuget bersama Penghuni Panti Putri Muhammadiyah Kota Sorong. Pelatihan ini diharappkan dapat memberi pengalaman serta kemampuan bagi Penghuni panti agar dapat menjadi bekal, mengingat saat ini mereka masih berstatus siswa pada jenjang sekolah menengah di Kota Sorong, serta berlatar belakang dari keluarga yang kurang mampu, agar dapat membuat stik nugget ikan yang halal, bergizi, dan mudah diproduksi. Kegiatan ini di inisiasi oleh Pengurus Panti Dr. Arie Anang Setyo, M.Pd., bersama mahasiswa Program Studi (Prodi) Manajemen Sumber Daya Perairan (MSDP) dan Pengolahan Hasil Perikanan (PHP), Fakultas Perikanan, Universitas Muhammadiyah Sorong (UNAMIN).

Pelatihan ini diinisiasi bersama oleh Pengurus Panti dan mahasiswa sebagai bentuk implementasi tridharma perguruan tinggi sekaligus pemberdayaan remaja panti yang mayoritas masih berstatus pelajar tingkat SMP dan SMA. Dengan keterampilan ini, para peserta diharapkan memiliki bekal kemandirian, baik untuk kebutuhan sehari-hari maupun peluang usaha kecil-kecilan di masa depan.

Kegiatan berlangsung hangat dan interaktif. Para peserta tidak hanya diajarkan teori mengenai bahan baku perikanan yang aman dan halal, tetapi juga terlibat langsung dalam proses pembuatan stik nugget mulai dari pengolahan ikan, pencampuran adonan, pembentukan produk, hingga teknik pengemasan yang baik dan menarik.

“Pelatihan ini bukan sekadar praktik memasak, tapi juga cara membangun rasa percaya diri dan membuka wawasan kewirausahaan sejak dini,” ujar Falina Amelia Azka, salah satu mahasiswa pendamping kegiatan.

Selain memperoleh keterampilan teknis, para peserta juga belajar tentang pentingnya higienitas, keamanan pangan (food safety), dan peluang produk olahan ikan sebagai usaha yang memiliki nilai jual tinggi. Hal ini sejalan dengan visi UNAMIN dalam mendorong generasi muda Papua Barat Daya agar adaptif, mandiri, dan inovatif.

Suasana semakin meriah ketika seluruh peserta mencoba produk yang telah mereka buat sendiri. Tidak sedikit dari mereka yang menyatakan antusias untuk mencoba kembali di asrama, bahkan berniat menjadikannya peluang usaha kecil. Melalui kegiatan seperti ini, UNAMIN berharap dapat terus menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya dalam penguatan kapasitas generasi muda melalui pendekatan pendidikan, keterampilan, dan pemberdayaan berbasis potensi lokal (Chi/MSR).